Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Pasar Desa

Jumat, 28 September 2018

@K

Informasi

Dibaca: 133 kali

Pasar Desa yang merupakan Pasar Tradisional mempunyai karakter dan keunikan  yang tidak ada pada pasar modern sehingga keberadaannya masih sangat dibutuhkan masyarakat. Hal ini disampaikan Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Gunungkidul dihadapan 30 Orang Pengelola Pasar Desa pada kesempatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Pasar Desa yang diselenggarakan DP3AKBPM&D (26/09/2018).  Lebih lanjut Drs Sujarwo, M.Si menjelaskan bahwa salah satu keunggulan pasar desa adalah kemampuannya mewadahi  kebutuhan transaksi  masyarakat yang tidak terakomodir di pasar modern. "Seorang Nenek  tidak bisa menjual telur 5 butir atau bayam seikat secara langsung di pasar Modern, tapi  hal ini menjadi transaksi yang biasa terjadi di pasar tradisional"

Untuk menjaga  keberadaan pasar desa di tengah ancaman pasar modern  sangat diperlukan upaya revitalisasi pasar desa,  salah satunya dengan peningkatan sarpras  terutama dalam aspek kebersihan dan kenyamanan pasar.

Selain itu, hal  yang perlu mendapat perhatian Pemerintah Desa maupun Pengelola Pasar Desa antara lain  transparansi dan akuntabilitas dalam pendirian bangunan, pengelolaan sarpras, keuangan dan pengembangan pasar desa.  Dengan prinsip tersebut potensi terjadinya permasalahan hukum atas pengelolaan keuangan desa termasuk didalamnya pengelolaan pasar desa dapat dikurangi.

 

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas