Wonosari, Hari Rabu tanggal 2 Desember 2020 Inspektur Daerah Kabupaten Gunungkidul Sdr. Drs. Sujarwo, M.Si mendampingi Bupati Gunungkidul Ibu Hj.Badingah, S.Sos dalam menerima audiensi dan supervisi Tim Kordinasi Wilayah (Korwil) VIII Korsubgah KPK di Rumah Dinas Bupati terkait koordinasi tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi
Perangkat Daerah lainnya yang hadir dalam acara Audensi mendampingi Bupati Gunungkidul Ibu Hj. Badingah, S.Sos diantaranya Sekda Bapak Ir. Drajad Ruswandono, MT, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sdr. Drs. Sigit Purwanto, Kepala Bappeda Sdr. Sri Suhartanta, S.IP., M.Si., dan Kepala BKAD Sdr. Saptoyo, S.Sos., M.Si. Pada kesempatan tersebut Bapak Sekretaris Daerah Ir. Drajad Ruswandono, MT, melaporkan bahwa per tanggal 2 Desember 2020, capaian Monitoring Centre of Prevention (MCP) Kabupaten Gunungkidul 77,57 % dari 8 Area Intervensi yaitu Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kapabilitas APIP, Managemen ASN, Dana Desa, Optimalisasi Pendapatan Daerah, dan Managemen Aset Daerah. Tingkat capaian tersebut untuk wilayah DIY Kabupaten Gunungkidul menduduki peringkat kedua setelah Provinsi DIY.
Dalam sambutannya Ketua Satuan Tugas Pencegahan KPK RI, Sdr. Dian Patria menjelaskan bahwa struktur organisasi koordinasi wilayah sekarang ada dua Satgas yaitu meliputi Satgas Pencegahan dan Satgas Penindakan. Satgas Penindakan bertugas melakukan penegakan hukum terhadap kasus-kasus tindak pidana korupsi. sedangkan Satgas Pencegahan mendorong melakukan kegiatan-kegiatan dalam upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi. MCP merupakan alat ukur yang dibuat oleh KPK pada aplikasi ‘Jaga’ dalam upaya mencegah terjadinya tindak pidana korupsi dengan tujuan mendorong perbaikan sistem, regulasi serta implementasi sistem pengelolaan yang lebih transparan dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. Unsur pengendalian, pengawasan dan Integritas ASN menjadi penting dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. Sedangkan Silvia, sebagai admin MCP KPK wilayah DIY mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam pengisian setiap indikator MCP dan mengingatkan masih terdapat 8 (delapan) indikator dari MCP KPK yang belum diisi dan diharapkan akhir Desember 2020 dapat dipenuhi.
Bupati Gunungkidul Ibu Hj. Badingah S.Sos dalam tanggapannya atas nama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengucapkan terimakasih atas kedatangan tim Kordinasi Wilayah VIII Korsubgah KPK dan menyampaikan apresiasi Kabupaten Gunungkidul bisa masuk di peringkat kedua setelah DIY dan peringkat 23 secara nasional. Bupati juga menegaskan, pihaknya berkominten untuk tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan akan menindaklanjuti indikator mana yang nilainya masih rendah serta memerintahkan jajarannya agar segera menindaklanjuti 8 (delapan) indikator yang belum terpenuhi.